Pada tahun 1950, Wei Zhenghua menggunakan identitas Zheng Xiongcai untuk bergabung dalam Perang Korea. Di medan perang, ia meraih kejayaan melalui berbagai tindakan keberanian, namun juga menanggung penderitaan kehilangan: saudara seperjuangan tercerai-berai, rekan seperjuangan dan orang-orang terkasih berkorban. Bersama rekan-rekan prajuritnya, ia berjuang melewati darah dan api, menggagalkan konspirasi musuh dan kampanye perang biologis, yang berpuncak pada kemenangan yang menentukan. Pada tahun 1953, perang berakhir. Tujuh dekade kemudian, Wei Zhenghua yang berambut putih mengibarkan bendera perangnya, menghormati para korban dan memberi penghormatan kepada perdamaian yang diraih dengan susah payah.