Stove League (2026) merupakan remake dari drama Korea populer yang kini diadaptasi ke versi Jepang. Ceritanya berfokus pada dunia olahraga profesional—khususnya baseball—namun lebih menekankan pada strategi, manajemen tim, dan konflik internal daripada pertandingan di lapangan.
Cerita mengikuti seorang pria bernama Jun Sakurazaki, yang secara mengejutkan ditunjuk sebagai general manager (GM) baru dari tim baseball profesional bernama Dreams. Tim ini dikenal sebagai tim terburuk di liga, selalu berada di posisi paling bawah selama bertahun-tahun.
Yang membuat situasi semakin sulit, Sakurazaki sama sekali tidak memiliki pengalaman di dunia baseball. Penunjukannya menimbulkan banyak keraguan, baik dari pemain, staf, maupun pihak manajemen. Namun, di balik sikapnya yang tenang, ia memiliki cara berpikir strategis dan keberanian untuk mengambil keputusan besar.
Ia mulai melakukan perubahan drastis—mulai dari mengganti pemain, merombak struktur tim, hingga menentang kebijakan internal yang dianggap merugikan tim. Keputusan-keputusan ini sering memicu konflik dengan pelatih, pemain, dan bahkan petinggi klub.
Di sisi lain, tim operasional yang bekerja bersamanya juga menghadapi tekanan besar. Mereka harus menyeimbangkan antara kepentingan bisnis, performa tim, dan hubungan internal yang semakin tegang.
Seiring waktu, perlahan perubahan mulai terlihat. Tim yang sebelumnya dianggap tidak punya harapan mulai menunjukkan perkembangan. Namun, semakin dekat mereka menuju keberhasilan, semakin besar pula tekanan dan tantangan yang harus dihadapi.